0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Demo Besar-Besaran Taksi di Solo Batal, Ini Alasannya

Ilustrasi taksi (dok.timlo.net/gg)

Solo — Aksi unjuk rasa besar-besaran oleh gabungan pengemudi dan pengusaha taksi yang tergabung dalam Barisan Anti Angkutan Ilegal (Bantai) Soloraya, batal digelar. Rencananya aksi serentak tersebut akan dilaksanakan pada pagi ini, Rabu (1/11). Pembatalan tersebut diberitahukan secara berantai melalui aplikasi pengiriman pesan secara daring.

“Saya Pramono, sebagai Ketua Bantai Soloraya, hari ini memutuskan DEMO demo yang akan dilaksanakan hari ini BATAL, karena menyusaikan dengan agenda Jateng, FORKOM angkutan umum Jateng,” demikian isi pesan singkat tersebut.

Dihubungi melalui telepon selular, Manajer Gelora Taksi Solo, Taka Ditya mengatakan, pihaknya telah mensosialisasikan pembatalan aksi tersebut kepada seluruh awak Gelora Taksi. Pembatalan aksi tersebut lantas ditindaklanjuti dengan beroperasinya seluruh armada angkutan Gelora Taksi.

“Sejak ada pembatalan aksi, kita instruksikan untuk beroperasi normal,” kata dia.

Ditanya mengenai alasan pembatalan, Taka mengaku dirinya tidak tergabung dalam struktur organisasi Bantai Soloraya. Meski begitu, dirinya sedikit membuka terkait alasan pembatalan.

“Batal, menghormati permintaan Pak Wali (Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo —Red), dan acara Pak Presiden (Jokowi mantu) tanggal 6-8 November. Demo di pusat Semarang juga dibatalkan, dijanjikan akan ditindaklanjuti tuntutan dalam beberapa hari ke depan. Angkutan umum akan menunggu sampai tanggal 10 November,” katanya.

Rencananya aksi yang digelar pagi ini adalah untuk menuntut kuota nol persen bagi kendaraan angkutan sewa khusus di Kota Solo. Sesuai dengan revisi Permenhub No 26 tahun 2017, jumlah kuota angkutan sewa khusus ditentukan oleh gubernur.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge