0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

ISI Surakarta Ikut Rayakan Festival Fulan Fehan di Belu

Mendagri Tjahyo Kumolo (Kiri), Rektor ISI Surakarta Dr Guntur dan Bupati Belu (ist)

Solo – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta ikut merayakan Festival Fulan Fehan dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda di dataran tinggi Gunung Lakan Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Rektor ISI Surakarta Dr Guntur MHum dan Bupati Belu, Willybrodus Lay.

“Perayaan Festival Fulan Fehan melibatkan 6.000 penari dari tujuh kecamatan kabupaten Belu,” ungkap Humas ISI Surakarta, Esha kepada Timlo.net melalui telepon seluler, Senin (30/10).

Esha mengungkapkan, ke 6.000 penari menarikan Tari Likurai. Karya tari kolosal tersebut merupakan kerjasama ISI Surakarta dengan Pemerintah kabupaten Belu untuk merevitalisasi seni tradisi dan mengaktualisasinya kembali sajian dalam bentuk festival yang bertajuk Kilau Pesona Likurai. Kali ini Dr Eko Supriyanto SSn MFA dosen seni pertunjukan ISI Surakarta ditunjuk sebagai koreografer dalam festival kali dengan dibantu beberapa dosen, mahasiswa dan alumni.

Tari Likurai adalah tari tradisional masyarakat Belu yang berarti melindungi/menjaga tanah, tarian ini awalnya adalah ritual penjemputan bagi para pahlawan yang pulang dari perang menjaga tanah airnya.

Sementara itu, kata Esha, festival dan peringatan Sumpah Pemuda ini, selain dihadiri Rektor ISI Surakarta Dr Guntur MHum dan Bupati Belu, Willybrodus Lay, juga dihadiri Herman Hery anggota DPR-RI.

“Tahun depan Pemda Kab Belu NTT dan ISI Surakarta telah berkomitmen untuk melaksanakan lagi Festival Fulan Fehan kembali,” ungkapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge