0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PPDI Tagih Janji Jokowi

Asisten Pemerintahan Setda Klaten Edy Hartanto bersama pengurus PPDI Klaten sebelum berangkat ke Jakarta (timlo.net/a wijaya)

Klaten — Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Klaten bertolak ke Jakarta menagih janji Presiden Joko Widodo. Sebab saat kampanye pemilihan presiden (pilpres) lalu, Jokowi sempat melontarkan bahwa perangkat desa akan menjadi PNS secara bertahap.

“Besok, PPDI se-Indonesia sepakat menagih janji melalui Silaturahmi Akbar Damai di Istana Negara,” kata Ketua I PPDI Klaten Budi Wibowo, Senin (23/10).

Desakan tersebut, kata dia, sudah disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo saat Rakornas PPDI di Tulungagung, Jawa Timur, serta Rapimnas PPDI di Pangandaran (Jawa Barat) dan Magelang beberapa waktu lalu.

“Pada dasarnya ini nagih janji. Apalagi Pak Tjahjo (Mendagri) saat di Tulungagung menyampaikan, “Perangkat Desa se-Indonesia yang diakui di Kemendagri satu satunya hanya PPDI’,” kata Bowo.

Ditambahkan dia, sebanyak 757 perangkat desa asal Klaten yang berangkat ke Jakarta menggunakan 19 unit bus. Mereka merupakan perwakilan dari 391 desa di Klaten.

“Dari Klaten (jumlahnya termasuk banyak. Besok di Istana negara akan mengenakan pakaian dinas coklat keki, dan pita merah di lengan kiri,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge