0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasukan Sniper Amankan Kunjungan Jokowi

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menghadiri Widi International Fishing Tournament (WIFT) 2017 di Halmahera Selatan. Sedikitnya 10 penembak runduk (sniper) dan 300 personel Brimob Polda Maluku Utara (Malut) diterjunkan untuk pengamanan lokasi.

“Presiden Joko Widodo dijadwalkan membuka Widi International Fishing Tournament 2017 (WIFT) di Kepulauan Widi, Halmahera Selatan pada Rabu 25 Oktober 2017,” kata Kasat Brimob Polda Maluku Utara, Kombes Anang Sumpena, Minggu (22/10).

Menurut dia, di setiap objek yang akan dikunjungi VVIP nanti ditempatkan personel pada ring 1, 2, dan 3.

“Ada 10 penembak jitu yang disiagakan,” katanya.

Selain itu, 300 personel yang terlibat dalam pengamanan kunjungan Jokowi akan didukung oleh aparat TNI.

Pasukan elit kepolisian ini akan mengamankan kunjungan Jokowi dari Kota Ternate, Bacan, dan seluruh rute perjalanan sampai ke Pulau Widi. Sedangkan pengamanan di Bacan akan dipertebal, karena info awal presiden akan menginap di rumah Solo dan sniper atau penembak jitu juga disiagakan di sejumlah titik yang dinilai rawan.

“Ada 10 sniper yang disiapkan untuk menghadapi trouble di situ, sehingga semua bisa diantisipasi. Satu dari mereka ditempatkan di bandara,” kata Anang.

Ditanya mengenai kemungkinan adanya aksi unjuk rasa, Anang yakin hal itu tidak terjadi. Menurutnya, tidak ada masalah yang bisa memicu demonstrasi.

Dia mengimbau masyarakat Maluku Utara yang ramah menyambut presiden dengan rasa kekerabatan. Meski begitu, Anang berujar tetap mengantisipasi adanya aksi demo.

“Kita antisipasi dan kalau mereka melakukan unjuk rasa anarki, akan kita tindak tegas,” katanya.

[ian]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge