0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kuras Sumur, Mas Joko Keracunan Gas Diesel

Petugas gabungan mengevakuasi korban dari dalam sumur (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Joko Priyanto (30), warga Dukuh Sono RT 19, Desa Sono, Kecamatan Mondokan, Sragen ditemukan tewas di dalam sumur. Diduga kematian korban tersebut akibat menghirup gas beracun saat menguras sumur.

“Dari hasil olah TKP dan visum, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban meninggal karena kekurangan oksigen akibat keracunan gas hasil pembakaran dari mesin diesel yang dipasang di dalam sumur,” kata Kapolsek Mondokan AKP Kabar Bandianto, mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Jumat (20/10).

Dari keterangan yang dihimpun, kejadian berawal pada Kamis (19/10) sore, ketika korban (Mas Joko Priyanto) bersama rekannya, Amat Suhari Wagiyo (58) dan Ahmad Muslim (56) melakukan pekerjaan menguras sumur di areal kandang ayam milik Apann (30) yang berlokasi di Dukuh Sono RT 13, Desa Sono dengan menggunakan mesin pompa air.

Caranya, mesin diesel dimasukkan ke dalam sumur dengan digantung menggunakan tali senar. Setelah air sumur dapat dikuras habis korban berinisiatif turun ke dasar sumur dengan membawa ember untuk membersihkan lumpur dan sampah.

Namun saat korban akan naik ke atas dan berusaha meraih anak tangga, korban kelihatan lemas dan terjatuh ke dasar sumur. Kejadian itu langsung membuat panik Wagiyo dan Ahmad Muslim, namun mereka tidak berani mengambil resiko hingga melaporkan  ke petugas Polsek Mondokan yang saat itu sedang patroli di wilayah Desa Sono.

Tim Polsek Mondokan langsung mendatangi tempat kejadian untuk mengecek dan melakukan evakuasi bersama PMI Sragen dan Tim SAR Himalawu yang juga datang ke lokasi

“Jenazah korban sendiri langsung dibawa ke rumah korban dan di lakukan pemeriksaan medis dan visum oleh Tim Inafis Polres Sragen,” terang AKB Kabar Bandianto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge