0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pemkot Solo Bayar Sewa Alun-Alun Utara Rp 2,5 Miliar

Penandatanganan perjanjian sewa Alun-alun Utara Keraton Solo (dok.timlo.net/ist)

Solo — Pemkot Solo menandatangani perjanjian sewa dengan pihak Keraton Kasunanan Surakarta perihal sewa Alun-alun utara (Alut). Kedua pihak menandatangani perjanjian pada Jumat (20/10). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dengan Sinuhun Pakubuwono (PB) XIII.

“Detail tanggalnya adalah dari tanggal 20 Oktober 2017 hingga 20 Oktober 2018,” terang Walikota Hadi Rudyatmo.

Sewa Alut selama satu tahun ini tidak termasuk pembongkaran pasar darurat. Sebab, menurut Walikota, tidak akan cukup waktu untuk pembobgkaran pasar dalam waktu satu tahun.

“Ya satu tahun ini hanya untuk ditempati selama penggunaan pasar darurat. Kalau bongkarnya ya setelah pembangunan pasar timur Klewer selesai. Kira-kira 2019 lah,” kata Pak Rudy –sapaan akrab Walikota Solo.

Untuk diketahui masa sewa Alut bagi pasar darurat Pasar Klewer telah berakhir pada 6 April 2017 silam. Artinya ada kekosongan pembayaran mulai April hingga Oktober 2017. Meski begitu, Pemkot tidak membayar sewa kekosongan tersebut.

“Keraton memberikan palilah untuk masa kekosongan tersebut, kan juga untuk rakyatnya Sinuhun (PB XIII) juga,” kata Rudy.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Solo Subagiyo mengatakan, pembayaran uang sewa sebesar Rp 2,5 miliar tersebut akan dilakukan dua kali, yakni yang pertama membayar Rp 1,5 miliar di tahun 2017, dan membayar Rp 1 miliar pada 2018.

Kuasa Hukum PB XIII, KP. Ferry Firman Nurwahyu menjelaskan, urusan sewa menyewa Alut sebagai pasar darurat sudah beres. Dengan catatan, apabila ingin diperpanjang, maka tiga bulan sebelum masa sewa berakhir, Pemkot Solo harus memberitahu Keraton.

“Karena kemarin itu terlambatnya hingga 6 bulan. Kami harapannya jangan sampai seperti itu lagi,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge