0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Olahraga Sekali Seminggu, Cukupkah?

Berolahraga di pantai. (Dok: Timlo.net/ Tahupedia.com)

Timlo.net—Sebuah penelitian menyatakan jika berolahraga sekali atau dua kali per minggu bermanfaat untuk kesehatan. Tapi manfaat itu baru terasa jika kita berolahraga dengan durasi yang dianjurkan. Menurut panduan kesehatan, orang dewasa perlu melakukan aktivitas fisik dalam tingkat sedang selama 150 menit per minggu. Atau melakukan aktivitas fisik dalam level yang tinggi selama 75 menit per minggu.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine, disimpulkan jika berolahraga sekali atau dua kali per minggu cukup bermanfaat selama kita memenuhi durasi aktivitas fisik yang dianjurkan.  Dr. Ian Janseen, dari Queen’s University, Toronto, Kanada melakukan penelitian berbeda. Kesimpulan yang diperoleh sama. “Penemuan yang ada menyimpulkan tidak masalah bagaimana orang dewasa memilih cara mengakumulasi 150 menit aktivitas fisik mingguan mereka,” ujarnya dilansir dari The Telegraph.

Penelitian Dr. Ian menunjukkan jika mereka yang jarang berolahraga bisa sama sehatnya dengan mereka yang sering berolahraga. “Misalnya, seseorang tidak berolahraga dari Senin hingga Jumat tapi berolahraga selama 150 menit selama akhir minggu akan memperoleh manfaat kesehatan yang sama dengan mereka yang berolahraga selama 150 menit selama seminggu dengan membagi sesi olahraganya selama 20-25 menit per hari,” terang Dr. Ian.

“Pesan yang penting adalah orang dewasa harus berusaha untuk mengakumulasi aktivitas fisik 150 menit per minggu dalam cara apapun yang sesuai dengan jadwal mereka,” tambahnya. Untuk penelitiannya, Dr. Ian dan rekan-rekannya menempelkan detektor gerakan pada pinggang 2.324 pria dan wanita berusia 18 hingga 64 menit. Alat yang seukuran dengan korek api itu merekam berapa banyak orang bergerak dalam semenit.

Orang dewasa yang berolahraga lebih dari 150 menit per minggu dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah yang berolahraga lima hingga tujuh kali per minggu. Kelompok kedua adalah yang berolahraga satu hingga empat kali per minggu. Kedua kelompok diuji secara fisik dan menjalani tes darah. Lalu peneliti mengukur sindrom metabolisme mereka yang menandakan resiko diabetes, penyakit jantung dan stroke.

Sementara penelitian dalam jurnal JAMA menganalisa survei terhadap 64 ribu orang dewasa. Mereka yang berhasil beraktivitas fisik selama 150 menit per minggu mengalami resiko kematian 30 persen lebih rendah. Hasil yang sama dirasakan entah mereka melakukannya sekali seminggu atau 7 kali seminggu.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge