0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pendangkalan, Sungai Aliran Lahar Dingin Gunung Agung akan Dikeruk

Gunung Agung (merdeka.com)

Timlo.net — Ada lima sungai yang kemungkinan menjadi aliran lahar dingin jika Gunung Agung meletus. Kelima sungai tersebut adalah Tukad Batu Niti, yang melintasi Dusun Muntig dan Dusun Batudawa, Desa Tulamben. Kemudian sungai Tukad Abu, Tulamben, Pilian dan Dukuh.

Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menuturkan Sungai Tukad Batu Nitim merupakan yang paling lebar dan dibangun puluhan tahun lalu oleh Pemerintah Karangasem, sebagai daerah utama aliran lahar panas dan banjir lahar dingin.

Sepanjang alur sungai ini memang sudah dibuatkan tanggul dari pasangan batu termasuk senderan dengan lebar sungai sekitar 30 meter. Hanya saja sepanjang aliran sungai ini sudah mengalami pendangkalan, sehingga diperlukan normalisasi dengan cara pengerukan.

“Kemarin kita sudah rapat dengan Forkopinda, salah satunya kita akan melakukan normalisasi sungai-sungai yang menjadi jalur aliran lahar panas ataupun banjir lahar dingin,” kata Mas saat meninjau sungai, Selasa (17/10).

Menurutnya masih ada waktu untuk melakukan normalisasi sungai, karena sampai saat ini belum ada yang mengetahui secara pasti kapan akan terjadi erupsi.

“Tidak ada kata terlambat. Jadi ataukah tidak erupsi tersebut tetap akan dilakukan. Normalisasi aliran sungai yang menjadi jalur lahar ini penting, untuk me-minimize dampak jika terjadi erupsi,” ucapnya.

Dia mengaku akan berkoordinasi dan mengajukan permohonan normalisasi sungai ke Balai Sungai Bali Penida di Denpasar.

Kadis PUPR I Ketut Sedana Mertha menyebutkan untuk melakukan normalisasi pengerukan, kemungkinan hanya bisa dilakukan untuk sungai besar. Dari kelima sungai yang diperkirakan jadi jalur lahar, hanya sungai yang ada jembatan nasionalnya, yaitu Sungai Tukad Batu Niti karena paling lebar.

[cob]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge