0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nongkrong Sambil Merokok, 17 Pelajar Digiring ke Kantor Polisi

Para pelajar yang terkena razia Polsek Tanon saat membolos sekolah (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Sebanyak 17 pelajar sekolah tingkat SMP dan SMA di Kecamatan Tanon, Sragen terjaring razia penyakit masyarakat (Pekat). Mereka ketangkap basah nongkrong di pinggir jalan saat jam pelajaran masih berlangsung.

“Razia ini kita gelar menanggapi laporan warga yang mengeluhkan adanya remaja usia sekolah yang sering nongkrong sambil merokok. Bahkan mereka juga seringkali mengucapkan kata-kata kotor dalam percakapannya, “ kata Kapolsek Tanon AKP Agus Jumadi, mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Selasa (17/10).

Dari razia yang digelar di sejumlah titik, pihaknya menjaring sebanyak 17 pelajar, terdiri sembilan pelajar SMP dan delapan pelajar SMA. Mereka kepergok tengah nongkrong di pinggiran jalan sambil merokok.

Tak hanya di pinggiran jalan saja, namun tim razia pekat yang dipimpin langsung Kapolsek Tanon AKP Agus Jumadi,  juga menyisir rumah kosong di perkampungan wilayah Tanon.

Pihaknya juga mengamankan delapan unit sepeda motor milik pelajar tersebut lantaran memasang knalpot blombongan. Mereka lantas digiring ke Mapolsek Tanon untuk membuat surat pernyataan. Bahkan para guru dan orangtua siswa yang bersangkutan juga dipanggil ke Polsek Tanon untuk menciptakan efek jera.

“Sebanyak delapan sepeda motor tetap kita sita. Nanti baru bisa diambil pemiliknya setelah memasang kembali kelengkapan sepeda motor sesuai standar,“ jelas AKP Agus Jumadi.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge