0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pernikahan Putri Presiden, Pelaku Usaha di Jl Letjen Suprapto Minta Kompensasi

Salah satu warung makan di kawasan Jalan Letjend Suprapto, Banyuanyar (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Sejumlah pelaku usaha yang berlokasi di kawasan Jalan Letjend Suprapto Banyuanyar meminta kompensasi selama gelaran resepsi penikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution berlangsung. Pasalnya, dengan ditutupnya akses jualan utama di kawasan tersebut membuat mereka tidak bisa berjualan seperti biasanya.

“Sejauh ini belum ada himbauan atau informasi kepada kami, apakah disuruh tutup atau tidak. Karena pada pernikahan Gibran dulu kita juga tidak pernah ada pemberitahuan sama sekali,” ujar salah satu karyawan Toko Karpet Muslim, Khusnul Khotimah kepada Timlo.net, Selasa (17/10).

Menurutnya, jika akses jalan utama harus ditutup seperti pengalaman pernikahan sebelumnya tentu dianggap merugikan para pelaku usaha di kawasan tersebut. Pasalnya, para pelanggannya bakal kesulitan untuk masuk ke tokonya.

“Ya harapan kita kalau jalan ditutup ada kompensasi. Agar kita tidak terlalu rugi,” jelasnya.

Sementara itu kondisi yang sama juga diutarakan pelaku usaha lainnya. Pemilik warung makan, Yeni mengatakan hingga saat ini belum ada pemberitahuan apakah diperkanankan berjualan atau disuruh tutup sementara saat resepsi penikahan Kahiyang berlangsung.

“Kita juga bingung nanti mau seperti apa, karena kalau mau nekat buka pasti tidak ada yang beli karena akses jalan yang ditutup. Sementara kalau tutup, bagaimana kompensasinya juga belum jelas,” ungkapnya.

Terkait dengan beberapa warung makan yang sudah dibooking untuk membantu memenuhi konsumsi para petugas yang berjaga, lanjut dia justru dianggapnya membuat yang lain merasa kecewa. Pasalnya tidak semua pelaku usaha warung makan yang berlokasi di kawasan tersebut diberlakukan hal sama.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge