0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Permintaan Bright Gas Melonjak Drastis Sejak Dua Bulan Terakhir 

Masyarakat saat membeli produk Bright Gas di acara peluncuran POSE (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Permintaan elpiji non public service obligation (PSO) atau Bright Gas di wilayah Soloraya meningkat cukup signifikan sejak beberapa bulan terakhir. Selain karena kesadaran masyarakat yang mulai meningkat, tingginya konsumsi Bright Gas tersebut juga didorong adanya sinergi antara Pertamina dan Pemerintah Daerah.

“Dua bulan belakangan ini permintaan Bright Gas di Soloraya mencapai 9 ribu tabung. Padahal sebelumnya hanya sekitar 4-5 ribu tabung saja,” ujar ujar Sales Executive Elpiji Soloraya Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV , Adeka Sang Traga kepada wartawan, Selasa (17/10).

Adeka mengatakan, lonjakan permintaan tabung elpiji Bright Gas tersebut karena masyarakat yang mampu sudah mulai sadar. Bahwa menggunakan elpiji non subsidi api yang dihasilkan lebih maksimal. Terlebih ada dorongan dari Pemda, dimana para ASN tidak diperkenankan untuk menggunakan elpiji bersubsidi.

“Apalagi karena elpiji subsidi jumlahnya juga terbatas, jadi ketika tidak ada stok barang di pengecer biasanya masyarakat yang mampu ini tidak sabar. Sehingga mereka lebih memilih untuk beralih ke Bright Gas,” jelasnya.

Untuk terus menggenjot penggunaan Bright Gas, lanjut Adeka Pertamina masifkan upaya promosi. Termasuk melakukan pengetatan kepada sejumlah pangkalan elpiji subsidi yang selama ini berlaku tidak tertib dengan menjual bebas kepada pengecer.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge