0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tekan Ivestasi Bodong, OJK Maksimalkan Fungsi Edukasi

Kepala OJK Solo, Laksono Dwionggo (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Maraknya kasus investasi bodong yang menimpa sejumlah masyarakat belakangan ini menjadi perhatian serius Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo. Untuk menyikapi kondisi tersebut, berbagai upaya, termasuk  sosialisasi mulai gencar dilakukan.

“Kemarin kita sudah melakukan sosialisasi mengenai waspada investasi di Kelurahan Sangkrah. Kedepan kegiatan serupa akan kita gelar di Kadipiro, Pajang dan sejumlah daerah di Soloraya,” ujar Kepala OJK Solo, Laksono Dwionggo kepada wartawan, Selasa (17/10).

Banyaknya kasus investasi bodong yang memakan korban, menurut Laksono karena pemahaman masyarakat terhadap industry keuangan yang masih cukup rendah. Sehingga dengan adanya iming-iming yang ditawarkan, tak sedikit yang langsung mempercayainya begitu saja.

“Mestinya masyarakat juga harus kritis ketika ada tawaran keuntungan yang tidak wajar. Misalnya bisa ke OJK, atau membandingkannya dengan BI rate atupun suku bunga LPS yang berlaku sekarang,” jelasnya.

Oleh karena itu, guna meminimalisir kasus penipuan serupa OJK melalui Satgas Waspada Investasi akan gencar melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Tidak hanya di perkotaan, tapi juga pelosok daerah akan menjadi perhatiannya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge