0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rumah Sitaan KPK akan Disulap Jadi Museum Batik

Kepala Dinas Kebudayaan Solo, Kinkin Sultanul Hakim (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Pemkot Solo akan segera menggelar pembicaraan dengan tenaga ahli tentang pembuatan Museum Batik. Hal ini dilakukan guna memenuhi target pemugaran dan penataan ulang rumah terpdana kasus korupsi Irjen Djoko Susilo. Hal ini dilakukan pemkot, setelah rumah sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kelurahan Sondakan, Laweyan itu, resmi diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Selasa (17/10) pagi.

“Kita akan segera tindak lanjuti dengan bertemu beberapa pihak yang merupakan ahli dalam hal museum serta batik. Akan segera kita agendakan.” kata Kepala Dinas Kebudayaan Solo, Kinkin Sultanul Hakim, saat ditemui di Museum Radya Pustaka.

Dikatakan, pertemuan tersebut akan membahas perihal kelanjutan pembuatan museum keris, seperti yang direncanakan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo terkait pemanfaatan runah sitaan itu. Walikota Solo sendiri mendorong pembagunan Museum Batik pada 2018 mendatang.

“Kalau secara tersirat Pak Wali menginginkan 2018 mendatang sudah bisa dibenahi dan digunakan sebagai museum.” imbuhnya.

Kinkin mengaku hingga saat ini dirinya masih memperkirakan seperti apa gambaran Museum Batik yang akan dibentuk. Karenanya untuk mengerucutkan pemikiran tersebut, dirinya hendak menggelar sharing terbuka dengan beberapa pihak yang dianggap memiliki kompetensi dibidang batik.

“Kalau gambarannya ya batik-batik masterpiece akan kita pamerkan disana, selain itu juga proses pembuatan batik hingga pengolahan limbah batik yang sesuai dengan standar lingkungan akan kita pamerkan. Jadi tidak hanya menikmati hasil karya batik, tetapi juga pembuatan dan pengolahan, hingga finishing yakni pengolahan limbah batik,” katanya.

Kinkin optimis, pembangunan Museum Batik ini akan mampu menggenjot industri pariwisata Solo. Terutama dengan pengembangan tempat wisata baru yang saat ini tengah didengungkan pemerintah kota.

“Kota Solo sedang giat membuat lokasi wisata baru, sehingga pembuatan Museum Batik ini sejalan dengan visi kota.” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge