0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hadapi Serbuan Medsos, Ini yang Perlu Dilakukan Prajurit TNI

Pasiops Kodim 0735/ Surakarta, Kapten Inf Edi Susilo melakukan sosialisasi terkait sikap prajurit dalam mengatasi berita hoax (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Penyebaran berita hoax hingga menjadi konsumsi masyarakat menjadi perhatian khusus bagi Kodim 0735/ Surakarta. Terlebih, sarana media sosial (Medsos) yang digunakan membuat kabar hoax itu makin cepat disebarkan oleh pihak tak bertanggung jawab.

“Tak jarang, kita menemukan berita hoax dengan maksud menghasut pihak-pihak tertentu yang dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab. Tujuannya untuk membuat kegaduhan atau ketidaktenangan di masyarakat,” terang Pasiops Kodim 0735/Surakarta, Kapten Inf Edi Susilo dalam kegiatan sosialisasi Serbuan Media Sosial (Medsos) di Aula Makodim, Senin (16/10) siang.

Menyikapi hal tersebut, anggota Kodim 0735/ Surakarta diperintahkan untuk pandai dalam menyikapi berita-berita yang berkembang di Media sosial. Jangan sampai, prajurit ikut menyebarkan kabar hoax tersebut ke orang lain hingga mengakibatkan kehebohan di masyarakat.

“Kita perlu memiliki sikap yang benar ketika berinteraksi dengan Medsos dalam rangka meminimalisir dampak negatif dari medsos itu sendiri,” jelas Pasiops di hadapan puluhan prajurit Kodim 0735/ Surakarta.

Pihaknya berharap prajurit TNI harus mampu memilah dan memilih berita yang benar dan tidak hoax. Jangan mudah terprovokasi dengan adanya berita hoax yang sengaja disebarkan saat ini.

“Jangan langsung asal nge-share. Cek kebenarannya dulu, apakah berita itu dipelintir, dibumbui atau semacamnya. Jangan sampai menimbulkan masalah dengan kita turut termakan berita hoax tersebut,” pesan Pasiops.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge