0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Nekat Dekati Gunung Agung, Ini yang Dilakukan Aparat

Polisi pasang portal akses Gunung Agung. (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Gubernur Bali Made Mangku Pastika telah mengeluarkan surat perpanjangan darurat pengungsi hingga 14 hari ke depan terhitung mulai hari ini, Sabtu (14/11).

Diperpanjangnya situasi darurat pengungsi dikeluarkan mengingat situasi Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem itu masih dalam situasi status awas.

Sayangnya, warga yang dirundung ketidakpastian akan kapan erupsi gunung yang disucikan di Pulau Dewata ini, membuat memilih hengkang dari pengungsian.

Bahkan baru-baru ini ada seorang pemuda yang nekat naik ke puncak Gunung Agung. Di mana pemuda itu diketahui asal Desa Songan, Kabupaten Bangli bernama Bagawata.

Aksi nekatnya berada di puncak Gunung Agung itu diunggah ke media sosial Facebook dalam bentuk video pada Selasa (9/10), lalu.

Alasan pemuda ini cukup konyol, hanya untuk merayakan ulang tahunnya. Tentu saja berbagai cemooh dilontarkan sejumlah warganet.

Lantaran banyak juga kritikan yang mengatakan petugas keamanan gunung agung kecolongan. Maka tidak mau hal itu terjadi lagi, Polres Karangasem langsung membangun pos jaga di beberapa titik jalur pendakian.

Sejumlah jalur masuk menuju zona berbahaya kini dibangun portal. Serta beberapa tempat akses jalan yang juga dipalangi bambu dan tong drum.

Kapolres Karangasem, AKBP Wayan Gede Ardana menyatakan, saat ini pihaknya telah memasang portal di 21 titik jalan akses masuk ke zona merah.

“Ada 21 titik yang kita pasang portal, tapi untuk pemasangan itu masih kita evaluasi kembali,” kata Ardana.

Ardana menegaskan, pemasangan portal yang akan dijaga ketat oleh personelnya itu berada di luar jalur KRB (Kawasan Rawan Bencana)‎. Hanya saja, seluruhnya merupakan akses jalan masuk ke zona bahaya.

Menurutnya, nantinya di portal jalan itu setiap warga yang hendak melintas harus jelas identitas dan tujuannya.

“Kita upayakan semua portalnya ada di luar jalur KRB. Jadi tamu-tamu asing dan warga yang melintas kita data identitasnya,” ungkapnya. [ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge