0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dinsos Kesulitan Sapu Bersih Pasien Pemasungan, Ini Penyebabnya

Pembebasan penyandang kejiwaan yang dipasung di Desa Jaten oleh jajaran Polsek Selogiri dan Dinsos Wonogiri (dok.timlo.net/ist)

Wonogiri – Dinas Sosial Wonogiri kesulitan mendeteksi jumlah pasien pemasungan. Penyebabnya, masyarakat masih sangat tertutup adanya kasus seperti ini. Mereka jarang melaporkan kepada dinas terkait apabila ada warga yang dipasung lantaran gangguan kejiwaan.

”Selama bulan januari hingga Oktober ini, sudah ada 35 pasien pasung yang kita tangani. Semuanya sudah kita kirim ke rumah sakit. Tetapi karena masyarakat tertutup, sehingga kita kesulitan mendeteksi jumlahnya. Kalau masyarakat bisa terbuka, jumlahnya bisa lebih dari itu,” ungkap Kepala Dinsos Wonogiri Suwartono melalui Kasie Rehabilitasi Sosial Noer Nugrohowati, Jumat (13/10).

Noer menjelaskan, sejumlah faktor menyebabkan masyarakat jadi tertutup. Pertama adalah minimnya pengetahuan keluarga. Ada anggapan penyakit yang dialami keluarganya lantaran kesambet jin atau makhluk halus. Pengobatan alternatif dan medis pernah dicoba namun tidak berhasil.

Selanjutnya, ada anggapan bahwa kalau pasien sembuh dan dipulangkan, akan membuat takut keluarga dan lingkungan. Karena rata pasien itu susah minum obat, akhirnya kambuh. Selain itu ada faktor dari keluarga yang memang sudah tidak sanggup mengurus si pasien.

”Padahal, apabila ada masyarakat yang melapor, kita langsung menindak lanjuti. Termasuk pasien pasung yang sudah berulangkali menjalani perawatan di rumah sakit, yang kemudian kambuh lagi dan membuat onar di lingkungan, kita langsung tangani,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge