0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Persiraja Berbagi Posisi dengan Persepam

Solo — Persaingan menjuarai grup A babak play-off Liga 2 kian ketat. Persiraja Banda Aceh sukses mengalahkan Persika Karawang 2-0 pada laga kedua di Stadion Manahan, Jumat (13/10) malam. Sayang, laga tercoreng dengan kericuhan antara pemain Persika dengan pengadil lapangan.

“Pertandingan terakhir harga mati untuk dimenangkan. Karena pesaing yang bisa mengoleksi poin sama adalah Persepam,” terang asisten pelatih Persiraja, Wahyu Abdul Wahab, Jumat malam.

Persiraja langsung unggul cepat saat laga baru berjalan empat menit lewat sepakan Vivi Asriza. Gol itu semakin mengangkat motivasi anak-anak Aceh untuk memperbesar skor. Namun buruknya penyelesaian akhir membuat banyak banyak peluang gagal berbuah hasil.

Beruntung, Persiraja mampu menggandakan skor menit ke-66 lewat Fahriza Dillah. Gol kedua itu lahir setelah Persika bermain dengan sembilan pemain dan bertahan hingga bubar. Laga berjalan dengan panas terutama di babak kedua. Wasit Armyn Dwi Suryathin asal Lubuklinggau mengeluarkan dua kartu merah untuk pemain Persika yakni kapten Muhamad Taufik dan bek Ipan Suhana.

Wasit Armyn sempat diamankan aparat keamanan dan panpel ke dalam stadion setelah mendapat protes keras dari kubu Persika. Pertandingan sempat tertunda beberapa menit sebelum sang pengadil kembali ke dalam lapangan. Sesaat setelah pertandingan berakhir, pemain tim Laskar Jawara beserta ofisial mengejar Armyn sebelum diamankan pihak keamanan.

Dengan hasil ini, membuat persaingan memperebutkan satu tiket untuk bertahan di Liga 2 dari Grup E berlangsung sengit. Persiraja dan Persepam MU sama-sama di puncak klasemen dengan empat poin, disusul Persika (3 poin), serta juru kunci Celebest FC.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge