0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Polisi Didesak Bebaskan 15 Penyerang Kantor Kemendagri

Staf Khusus Presiden, Lennis Kogoya (merdeka.com)

Timlo.net – Polda Metro Jaya diminta untuk membebaskan 15 orang Papua yang diduga sebagai pelaku penyerangan kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemengadri). Pembebasan 15 orang tersebut dinilai bisa meredam amarah warga Papua.

“Yang ditahan 15 orang ini pulangkan saja, keluarkan saja, jangan diproses dulu,” ungkap Staf Khusus Presiden, Lennis Kogoya di Jakarta, Jumat (13/10).

Jika 15 terduga pelaku tidak dibebaskan, maka berpotensi terjadi kerusuhan besar di Papua, pihak keluarga terduga akan melakukan pemberontakan.

“Ini takutnya bikin massa seperti begitu (rusuh), nanti keluarga bikin ribut lagi,” ujar pria asal Papua ini.

Mengenai korban luka dan sejumlah barang mengalami kerusakan akibat penyerangan, Lennis meminta agar Kemendagri memaklumi saja. Dengan demikian, proses penegakan hukum terhadap 15 terduga pelaku tidak dilakukan.

“Mungkin ada korban ya, tapi itulah risiko kita. Maka lebih baik masyarakat itu dipulangkan saja,” pintanya.

Diberitakan sebelumnya, sekelompok orang yang mengatasnamakan pendukung calon bupati Tolikara, Papua, John Tabo dan Barnabas Weya menyerang kantor Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (11/10). Akibatnya tujuh petugas pengamanan dan pegawai terluka.

[dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge