0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dukung  Wonogiri Bebas Pasung, Ini yang Dilakukan Polres

Pembebasan penyandang kejiwaan yang dipasung di Desa Jaten oleh jajaran Polsek Selogiri dan Dinsos Wonogiri (dok.timlo.net/ist)
Wonogiri — Jajaran kepolisian bersama Dinas Sosial bersinergi dalam rangka menuju Wonogiri Bebas Pasung 2017. Hal itu terbukti dengan adanya sejumlah orang penyandang gangguan kejiwaan yang dipasung di beberapa kecamatan tertangani. Bahkan mereka pun telah dirujuk ke rumah sakit dan menjalani perawatan kejiwaan.
“Ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan jajaran kepolisian dengan masyarakat yang bersinergitas berantas pemasungan orang gila di Wonogiri dan juga untuk mendukung Program Pemprov Jateng Bebas Pasung 2017,” terang Kasubag Humas Polres Wonogiri AKP Hariyanto mewakili Kapolres AKBP Mohamad Tora, Jumat (13/10)
Menurut dia, jajarannya pun telah melakukan upaya dalam mewujudkan Wonogiri Bebas Pasung 2017.  Sedikitnya ada lima kasus pasung dalam dua bulan terakhir dapat dibebaskan. Seperti upaya yang dilakukan jajaran Polsek Pracimantoro yang berhasil menemukan dua kasus pemasungan,kemudian satu kasus ditemukan diwilayah Polsek Wuryantoro dan satu kasus di wilayah Polsek Selogiri. Meski begitu, pihaknya juga merespon keluhan dari masyarakat tak hanya untuk kasus pasung saja. Bahkan,  belum lama ini, Polsek Bulukerto dengan cepat mengamankan seorang warga yang mengidap depresi dan membawanya ke RSUD Sudiran Mangun Soemarso Wonogiri.
“Ya, pada awalnya kita merespon cepat keluhan dari masyarakat yang merasa was-was akan penderita depresi yang berkeliaran di jalan, lalu kita koordinasikan dengan Dinsos, dan saat ini para penyandang kejiwaan itu sudah tertangani,” kata mantan Kapolsek Purwantoro ini.
Tepisah, Kapolsek Selogiri AKP Sentot Ambar Wibowo, mengaku telah melaksanakan pembebasan pasung di  kecamatan setempat. Lantaran membahayakan keluarga dan warga sekitar, seorang pria berusia 40 tahun terpaksa oleh keluarganya menjalani pemasungan selama bertahun-tahun yakni dimasukkan dalam sebuah kerangkeng yang terbuat dari jeruji besi tepat dibelakang rumah.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge