0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengakuan Sang Kakak, Andi Narogong Sering Ganti Mobil

Andi Agustinus alias Andi Narogong, (merdeka.com)

Timlo.net – Dedi Priono dihadirkan dalam sidang korupsi proyek e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong. Dedi diketahui sebagai kakak terdakwa.

Di tengah sidang, Ketua majelis hakim, Jhon Halasan Butarbutar menyindir sikap Dedi Priono. Sindiran Jhon perihal pembelian 23 mobil oleh Dedi pada tahun 2011.

Sempat mengelak adanya pembelian mobil-mobil mewah, Dedi akhirnya mengaku. Hanya, dia beralasan tidak seutuhnya mobil tersebut miliknya. Ada mobil milik Andi.

Sindiran Jhon keluar saat Dedi mengaku membeli mobil mobil tersebut dengan alasan bosan.

“Mau diapakan itu mobil?” Tanya Jhon kepada Dedi, Jumat (13/10).

“Itu kan ada yang jual, beli, jual, beli,” jawab Dedi.

“Tidak Anda bagi-bagikan? Selang waktunya sedikit sekali,” Tanya John.

“Enggak ada yang mulia. Udah lama itu. Kadang-kadang bosan. Mungkin 23 mobil 2011 itu ganti-ganti saya jual lagi ke si Sandra,” ujar Dedi yang mengaku bosan sebagai alasan jual beli mobil berjumlah 23 unit itu.

Terdiam sejenak, Jhon mengutarakan harapannya agar aparat penegak hukum lebih kritis.

“Mudah-mudahan penegak hukum semakin kritis. Saya ingin semua terungkap,” ujar Jhon.

Diketahui, Dedi Prijono kerap kali dihadirkan jaksa penuntut umum KPK dalam persidangan kasus tersebut. Selama proses e-KTP berlangsung, Dedi aktif menerima sejumlah pihak anggota konsorsium untuk melakukan rapat di ruko Fatmawati, Jakarta Selatan, milik Andi.

Demikian juga saat tim konsorsium dan beberapa anggota tim pelaksana e-KTP melakukan pertemuan di rumah Andi, di Kemang Pratama, Kota Bekasi. Dedi kerap menjadi tuan rumah dalam setiap pertemuan.

[bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge