0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pekan Depan, Rumah Sitaan KPK Diserahkan ke Pemkot Solo

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/heru gembul)

Timlo.net — Rumah mantan Kepala Korlantas Polri Joko Susilo yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa tahun lalu tinggal selangkah lagi menjadi milik Pemerintah Kota Solo. Penyerahan aset berupa lahan dan bangunan itu dijadwalkan tanggal 17 Oktober mendatang.

“Sudah koordinasi dengan pihak KPK dan Kementerian Keuangan tinggal menunggu penyerahan aset saja,” kata Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, Jumat (14/10).

Pemkot Solo sudah lama melirik rumah tersebut. Berada di kawasan Laweyan, rumah di atas lahan seluas 3.077 meter persegi itu dinilai memiliki potensi ekonomi dan budaya yang tinggi. Meski bukan bangunan cagar budaya, rumah bergaya kombinasi Jawa Eropa itu bisa dibilang sangat mewakili zamannya.

Kepala Bidang Aset, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Solo, Sugiatno menerangkan, pihaknya sudah menyiapkan administrasi terkait serah terima tanah dan bangunan itu. Sesuai proposal yang  diajukan saat meminta kepada KPK dulu, rumah itu akan digunakan untuk Museum Batik.

“Tapi nanti terserah Pak Wali (walikota) mau bagaimana,” kata Sugiatno.

Sebagai informasi, rumah milik Djoko Susilo di Laweyan disita KPK terkait kasus korupsi simulator SIM tahun 2012 silam. Selain rumah di Laweyan, KPK juga menyita rumah mewah di kawasan Manahan, Banjarsari serta beberapa rumah di berbagai daerah.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge