0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tahun Ini, Tiga Pusat Studi di UNS Ditutup

UNS, Prof Dr Ravik Karsidi (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Pada tahun 2017 ini, ada sebanyak tiga Pusat Studi yang ada di lingkungan Universitas Sebelas Maret (UNS) yang resmi ditutup. Namun tambah satu Pusat Studi. Sehingga hingga bulan Oktober 2017 ini, tercatat tinggal ada 21 Pusat Studi.

“Sebetulnya tinggal 20 Pusat Studi, tetapi pada bulan terakhir ini ada tambahan satu Pusat Studi yakni Pusat Studi Permusiuman. Sehingga kini UNS memiliki total ada 21 Pusat Studi,” ungkap Rektor UNS, Prof Dr Ravik Karsidi, MS kepada Timlo.net, di Kampus UNS, Solo, Kamis (12/10).

Ketiga Pusat Studi yang ditutup tersebut, menurut Ravik, antara lain, Pusat Studi Pemberdayaan Keluarga, Pusat Studi Bangsa-Bangsa Melayu dan Pusat  Studi Perpajakan.

“Ketiga pusat studi tersebut tidak langsung ditutup, tetapi terlebih dahulu dimasukkan sebagai kajian kedalam pusat studi lainnya,” ujarnya.

Dia mengemukakan, setiap dua tahun sekali dilakukan evaluasi terhadap keberadaan Pusat Studi. Evaluasinya diantaranya menyangkut aktivitas, ada tidaknya kerja sama terutama dengan pihak luar, hasil akreditasi, dan sebagainya. Padahal aktivitas dan adanya kerjasama adalah penting.

“Kalau hasil akreditasi nilainya E, maka kita tutup,” jelas Ravik.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge