0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cerita Tjahjo Kumolo Tak Bisa Tidur Usai Kantornya Diserang

Korban penyerangan di kantor Kemendagri (merdeka.com)

Timlo.net – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menanggapi penyerangan sekelompok massa ke kantornya, Rabu (11/10) kemarin. Dia mengatakan, penyerangan itu membuatnya tak bisa tidur. Bahkan serangan yang dilakukan puluhan orang tersebut seakan menampar wajahnya.

“Semalam saya tidak bisa tidur. Kasus perusakan kantor Kemendagri dan luka-lukanya staf Kemendagri bagi saya seperti menampar wajah saya,” kata Tjahjo kepada wartawan, Kamis (12/10).

Politisi PDIP ini meminta kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Termasuk menangkap aktor intelektual di balik penyerangan terhadap kantornya.

“Apa pun proses hukum harus ditegakkan dan harus dibongkar siapa aktor yang menggerakkan mereka,” jelas dia.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengamankan 15 orang terkait penyerangan kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta. Dari massa yang melakukan perusakan, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, 15 orang tersebut kini telah diamankan di Polres Jakarta Pusat. Dari mereka, diamankan pisau hingga minyak kayu putih.

“Satu buah tas warna hitam merk Eiger, tiga bilah pisau, lima botol merk Stee, satu buah ikat pinggang, beberapa uang logam dan uang kertas, bolpoint, charger dan handset , minyak kayu putih, korek api gas dan minyak angin dan minyak kayu putih,” katanya.

Adapun nama-nama massa yang diduga sebagai pelaku perusakan di Kantor Kemendagri adalah Liten Wanena, Depiles Wanimbo, Yunias Wandik, Jois Yikwa, Iriben, Yusia Kogoya , Othomi Kogoya, Pandimur Yikwa, Ramli Wanimbo, Yupri Wenda, Imannuel Wenda, Waitenus Kiwo, Tomy Wea, Dekison Kogoya dan Yokiles Wanimbo.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge