0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan: Proyek Flyover Manahan Jangan Sampai Molor

Kawasan pembangunan Flyover Manahan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Kalangan legislatif mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) agar pelaksanaan proyek pembangunan overpass atau flyover manahan digarap tepat waktu. Setidaknya, butuh 10 bulan optimal dengan dua bulan diantaranya untuk pengerjaan finishing.

“Semakin cepat pengerjaannya tentu semakin bagus. Tanpa mengesampingkan, unsur kualitas bangunan. Jika molor terus-terusan tentu masyarakat yang akan dibuat susah menanggung beban kemacetan lantaran penutupan di kawasan pembangunan,” terang Anggota Komisi II DPRD Solo, Quatly Abdulkadir Alkatiri kepada Timlo.net, Kamis (12/10) siang.

Dikatakan, Komisi II telah menyetujui penambahan dana senilai Rp 3 miliar dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) untuk tahun 2018 mendatang. Alokasi pengajuan dana tersebut akan digunakan untuk penerangan jalan umum  (PJU) di Jl MT Haryono dan Jl Adi Sucipto. Disamping itu tahap finishing ini juga digunakan untuk mengkaver jalur hijau, jalur lambat serta pengaspalan. Sehingga nantinya pengerjaan dari pusat yang tidak lengkap akan dilengkapi oleh DPU PR.

Sementara, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Solo, Janjang Sumaryono Aji mengatakan, finishing jalan layang Manahan ini dikaver APBD kota. Hal ini lantaran Pemerintah Pusat hanya membiayai konstruksi, sementara urusan kelengkapan menjadi tanggung jawab Pemkot.

“Maka dari itu, Pemkot harus benar-benar merinci waktu pengerjaan agar tepat sesuai yang direncanakan,” kata Jajang.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge