0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diserang Massa, 10 Pegawai Kemendagri Dirawat di RS

Korban penyerangan di Kemendagri dirawat di RS (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Barisan Merah Putih Papua melakukan aksi anarkis dan perusakan terhadap Kantor Kementerian Dalam Negeri. Akibat aksi tersebut, beberapa pegawai Kementerian Dalam Negeri mengalami luka dan dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Ibu Menteri Dalam Negeri Erni Guntarti mengunjungi para korban. Dari sepuluh korban luka-luka, Bu Erni mengunjungi satu persatu. Dari sepuluh korban tersebut, terdapat tiga korban luka berat.

“Beruntung tidak ada korban jiwa,” katanya saat mengunjungi salah satu korban di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/10).

Dalam aksi penyerangan, massa begitu beringas menyerang petugas pengamanan dalam (Pamdal). Bahkan, massa tersebut hingga menyerang para pegawai Kemendagri sehabis melaksanakan salat Ashar di masjid.

“Saya habis salat, dilempar batu. Lalu saya dipukul batu pakai plang besi,” kata Andiono, salah satu petugas pegawai Kemendagri.

Andiono mengalami luka berat hingga 15 jahitan di kepala. Saat ini, para pelaku penyerangan telah diamankan oleh pihak kepolisian. Kerusuhan yang dilakukan sejumlah massa dari perwakilan Kabupaten Tolikara dikarenakan tak terima putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka mengklaim sebagai pendukung dari pasangan calon Tabo-Barnabas Weya yang kalah dalam Pilkada Tolikara, dan ditolak uji materinya di MK.

“Ada 15 orang sudah diamankan di Polres Jakarta Pusat,” tutup Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Arief M Eddie.

Adapun korban dari aksi massa tersebut adalah, Sigit Saputra, Ahmad Basri, Deni Ikbalia, Bambang Armando, Rahmat Hidayat, Tandiono, Fajar Sugeng, Beni Sumitra dan Sukirman. [fik]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge