0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rumah Pemilik Dealer Motor Terbakar, Dua Tewas

Kebakaran di Buleleng (merdeka.com)

Timlo.net — Kebakaran hebat terjadi di rumah milik salah seorang pengusaha dealer motor terbesar di kabupaten Buleleng, Bali. Peristiwa pada Rabu (11/10) malam ini mengakibatkan dua orang tewas. Korban naas itu adalah seorang ibu Ketut Kimawati (75) dan putrinya bernama Anik Meliani (46).

Kebakaran ini membuat seluruh warga berdatangan untuk membantu petugas memadamkan api yang terus berkobar. Sementara itu bos Liang Sanjaya Putra alias Aliang, masih terlihat shock melihat jasad ibu dan adiknya yang tidak dapat diselamatkan dari kepungan api.

Informasinya, saat itu di dalam rumah mewah ada 5 orang yakni, satu orang satpam bernama Ketut Maliawan (46) warga Kelurahan Banjar Bali, 1 orang pembantu bernama Nengah Tunjung (42) warga Kelurahan Kampung Baru, 1 orang anak bernama Hanna Suila Agustin (12) yang tak lain anak angkat Aliang, orang tua Aliang bernama Ketut Kimawati (75) dan adik aliang bernama Anik Meliani (46).

Entah dari mana datangnya api, salah seorang dari mereka teriak mendengar ada ledakan yang langsung menyambar ruang tamu. Maliawan yang saat itu, sedang duduk di balai depan rumah itu langsung panik dan memberitahu warga sekitar untuk menyelamatkan korban yang ada di dalam.

“Api sudah langsung besar saat itu,” ucap Maliawan.

Nahas, saat berusaha ditolong saksi hanya berhasil menyelamatkan Nengah Tunjung dan Hanna Suila Agustin yang saat itu sedang bersama di dalam rumah. Sementara ibu majikan yang panik malah masuk kamar mandi. Sementara Meliani yang melihat ibunya di kamar mandi berusaha menolong. Namun terlambat saat keluar api sudah mengepung seluruh ruangan.

“Keduanya kami temukan berdekatan sudah dalam kondisi terpanggang. Kemungkinan sementara, anaknya ingin menyelamatkan ibunya keluar tapi terjebak di dalam karena api saat itu besar, sehingga mereka tidak bisa diselamatkan,” ujar salah seorang polisi yang melakukan olah TKP saat itu.

Sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran dengan 15 tangki air diterjunkan untuk memadamkan api.

“Kami sudah melakukan penyekatan pada sisi barat dan utara bangunan yang terbakar, dengan upaya maksimal mengerahkan kekuatan dan armada. Beruntung api bisa kami padamkan, tapi dua orang meninggal dalam kejadian ini,” kata Kepala Dinas Damkar Buleleng, Gede Sugiartha Widiada.

Setelah api berhasil dipadamkan, anggota polisi langsung melakukan proses evakuasi terhadap jenazah korban yang terbakar. Setelah berhasil dievakuasi, kedua jenazah korban yang merupakan ibu dan anak selanjutnya dibawa ke ruang jenazah RSUD Buleleng.

Kasubag Humas RSUD Buleleng, Ketut Budiantara mengatakan, untuk jenazah Kimawati menderita luka bakar sebesar 70 persen. Sedangkan, jenazah Anik Meliani menderita luka bakar sebesar 90 persen.

“Untuk jenazah Kimawati dari bagian kepala sampai badan utuh. Kakinya saja yang terbakar. Sedangkan, untuk jenazah Anik Meliani terbakar rata di seluruh tubuh,” ungkap Budiantara.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol. AA. Wiranata Kusuma mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran ini, dengan melibatkan Tim Labfor Polda Bali untuk melakukan pengecekan.

“Kami masih lakukan penyelidikan, nanti siang tim Labfor juga datang. Karena di dalam ada benda-benda elektonik, apa dari sana asal ledakan itu atau bagaimana, kami masih tunggu hasil nanti,” jelas Kapolsek Wiranata Kusuma.

[fik]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge