0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perkelahian Rebutan Lahan, Tangan Pria Ini Putus

Ilustrasi perkelahian (merdeka.com)

Timlo.net — Konflik memperebutkan lahan eks-HGU PTPN 2 di Sumut terus terjadi. Seorang pria terluka bahkan kehilangan tangan. Peristiwa itu terjadi di Simpang Pasar VIII Desa Sampali, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Selasa (9/10). Seorang pria, Purnawanto (42), disabet kelewang dua pria, Alung (37) dan Ari alias Begal (35).

Akibat sabetan itu, tangan kanannya putus, dan tangan kirinya robek parah bahkan nyaris putus. Kepala bagian belakang, mata kaki, dada dan punggung korban juga robek terkena benda tajam.

“Korban sudah dirujuk ke RS Pirngadi Medan,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Rabu (11/10).

Penganiayaan diduga karena perebutan lahan garapan, eks HGU PTPN 2. Purnawanto dan Syafrizal, mendapat kabar bahwa lahan yang dikuasai Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) di Simpang Pasar VIII Desa Sampali sedang digarap orang lain. Ditemani Purnawanto, Syafrizal mendatangi lahan dimaksud.

Sesampainya di sana, mereka bertemu Alung, Naibaho dan dua rekannya di salah satu gubuk. Mereka meminta agar kegiatan alat berat di sana dihentikan. Adu mulut sempat terjadi. Syafrizal mendatangi pengemudi alat berat dan meminta operator berhenti.

Saat Syafrizal kembali ke gubuk semula, rekannya sudah tidak ada. Dia juga melihat Alung dan Ari berlari dari lokasi itu sambil membawa klewang dan parang.

Syafrizal mendengar suara merintih dari dalam parit. Ternyata Purnawanto terkapar berlumuran darah. Dia terluka parah. Tubuhnya luka dan tangannya putus. Dia langsung dilarikan ke RS Haji Medan.

“Kasus penganiayaan ini sudah dilaporkan. Kita sudah memeriksa saksi-saksi dan masih mengejar pelaku,” jelas Rina.

[lia]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge