0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

15 Kabupaten di Jateng Masuk Kantong Kemiskinan

Wakil Gubernur (Wagub) Jateng, Heru Sudjatmoko (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Sragen merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang termasuk dalam kantong kemiskinan. Seluruhnya ada 15 kabupaten/kota di Jateng yang masuk dalam garis merah kemiskinan dan perlu penanganan tersendiri.

”Pemprov ini ambil ancang-ancang, untuk pemberdayaan akan fokus pada 15  kabupaten dengan kemiskinan tertinggi di Jateng, dari 35 kabupaten/kota,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Jateng, Heru Sudjatmoko, Rabu (11/10).

Dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen, Heru menyampaikan, pengentasan kemiskinan menjadi tantangan semua pihak untuk segera menyelesaikannya. Tapi untuk pengentasan kemiskinan itu diakuinya memang tidak mudah.

Untuk itu pada 2018 nanti Pemprov bakal fokus pada 15 kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi. Warga miskin di Jateng sendiri ada sekitar 4 juta atau sekitar 13 persen dari total penduduk Jateng.

Namun dia menampik jika dikatakan, kedatangannya ke daerah untuk program pengentasan kemiskinan tersebut dikaitkan dengan politik.

“Masalah kemiskinan ini tidak ada hubungannya dengan pemilihan Gubernur Jateng yang sebentar lagi berlangsung. Siapa pun yang memimpin Jateng, program ini dilanjutkan. Program ini bukan untuk segelintir golongan namun membangun masyarakat lebih sejahtera,” paparnya.

Sementara, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengaku tersentil jika pemerintah provinsi berkunjung ke Sragen. Masalah kemiskinan dan infrastruktur selalu jadi bahasan utama. Padahal di Sragen sendiri telah ada Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK).

”Soal upaya pengentasan kemiskinan kami punya UPTPK, warga miskin yang mengakes ke UPTPK, dilayani dengan baik,” kata Yuni.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge