0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aria Bima: Disintegrasi Bangsa Meningkat, Konflik Sosial Menguat

Aria Bima (foto: Heru Murdhani)

Sukoharjo — Konflik sosial dinilai semakin meningkat dari segi jumlah dan penyebarannya semakin masif hampir seluruh wilayah di Indonesia dilihat dari perilaku emdia sosial saat ini. Hal ini disampaikan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI perjuangan saat memberikan sosialisasi Empat Pilar kebangsaan di Solo Baru.

“Warna medis sosial sesuai yang terrecord di media saat ini menunjukkan semkin meningkatnya konflik sosial dari Sabang sampai Merauke. Belum lagi nanti ada kegiatan politik pada waktu nanti dalam proses pelaksanaan di Pilkada,” kata anggota DPR RI, Aria Bima, Senin (9/10).

Kondisi saat ini dinilai terjadi kesadaran politik yang melemah yang akhirnya mereproduksi isu-isu yang memberikan potensi kegiatan yang berpotensi menimbulkan konflik sosial. Mulai dari pemilihan kepala Desa hingga Presiden, kalau tidak ada batas-batas yang tegas dinilai negara akan hancur.

Adanya politisi yang dianggap tidak melek ideologi bangsa dalam hal ini pancasila bisa berpotensi mengakibatkan terjadinya disintegrasi bangsa di masing-masing wilayah. Terjadinya disinegrasi bangsa semakin terbuka, mengingat saat ini kelompok-kelompok disinegrasi bangsa semkin kuat melalui berbagai metode penyebaran isu.

“Dan kencederungan menguatnya kelompok disintegrasi sekarang ini mulai meningkat, berani saya katakan ’iya’. Dan saat kelompok integrasi melemah di saat itulah akan terjadi bangsa yang penuh konflik sosial yang salah satu faktornya adalah pilkada,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge