0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

10 SDN Rusak, Disdik Minta Dana ke Pusat

(Ilustrasi) Sekolah rusak (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Sebanyak 10 sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Sragen dalam kondisi memprihatinkan. Ironisnya untuk perbaikan sekolah tersebut hanya mengharapkan anggaran dari pemerintah pusat (APBN), lantaran APBD saat ini difokuskan untuk infrastruktur.

“Mudah-mudahan nanti bisa mendapat alokasi dari Bantuan Pemerintah (Bantah) 2018,” kata Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, Kusmanto, Selasa (10/10).

Dia menyampaikan, berdasarkan hasil pemetaan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada di 20 kecamatan, dari puluhan SDN yang dilaporkan rusak, terdapat 10 sekolah yang masuk prioritas utama mendesak untuk diperbaiki. Pihaknya sudah mengusulkan agar 10 SDN itu mendapat alokasi Bantah dari APBN tahun 2018 mendatang.

“10 SD itu kondisinya rusak berat, tersebar di beberapa kecamatan,” ujar Kusmanto.

Menurutnya, Bantah memang menjadi satu-satunya harapan mengingat sudah setahun terakhir, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten lebih fokus untuk perbaikan infrastruktur. Dari pengalaman sebelumnya, hampir semua sekolah rusak yang diajukan ke APBN selalu terealisasi.

“Kalau hanya mengandalkan APBD daerah, kita tahu anggarannya lebih konsentrasi ke infrastruktur. Provinsi juga begitu,” terangnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge