0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengageng Keraton Ancam Tutup Pasar Darurat Alun-Alun Utara

Pengageng Pariwisata Keraton Surakarta, KGPH Benowo (timlo.net/heru gembul)

Solo — Pihak Keraton Kasusanan Surakarta Hadiningrat mengancam akan menutup pasar darurat di Alun-alun Utara. Pasalnya, Pemerintah Kota Solo tak kunjung memberi kejelasan soal perjanjian sewa menyewa lahan Alun-alun Utara.

“Kalau seperti ini terus saya bisa saya tutup,” tandas Pengageng Pariwisata Keraton Surakarta, KGPH Benowo, Rabu (11/10).

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Solo mulai menempatkan para pedagang 20 September laluu. Saat itu, Pemkot mengaku telah merampungkan masalah sewa-menyewa lahan dengan pihak Keraton. Keraton segera membantah hal itu.

“Belum ada. Sampai sekarang belum ada kejelasan,” kata dia.

Beberapa pertemuan antara Keraton dengan Dinas Perdagangan Pemkot Solo sudah diadakan sejak para pedagang menempati pasar darurat di Alun-alun Utara. Keraton menuntut harga sewa sebesar Rp 2,5 miliar dengan periode sewa dua tahun. Menurut Benowo, Pemkot berjanji memberi jawaban Senin (9/10) kemarin.

“Saya tunggu-tunggu belum ada jawaban,” tegasnya.

Di lain pihak, Kepala Dinas Perdagangan, Subagio mengaku sudah ada kesepakatan dengan Keraton. Nilai sewa disepakati di angkar Rp 2,5 miliar per tahun dengan masa sewa satu tahun.

“Intinya pihak Keraton mendukung. Tinggal menyelesaikan masalah administrasi saja,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge