0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sambut Kepulangan Haji, Ini Pesan Plt Bupati Sri Mulyani

Tasyakuran Jamaah Haji tahun 1438 Hijriyah di Pendopo Pemkab Klaten. (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Sebanyak dua jamaah haji asal Klaten yang melalui Embarkasi Solo meninggal dunia di Tanah Suci. Selain itu, terdapat tiga jamaah haji lainnya yang tanazul atau pulang lebih awal dari jadwal sebenarnya.

“Setelah tiba di Tanah Air, diminta menjaga kemabruran hajinya. Diharapkan juga segera bergabung menjadi anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Klaten lewat IPHI kecamatan,” ujar Ketua Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Jamaah Haji (P3JH) Klaten, M Yusuf, Rabu (11/10).

Informasi dari Kementerian Agama (Kemenag) Klaten, total jamaah haji Klaten sebanyak 1.078 jamaah yang terbagi dalam empat kelompok terbang (Kloter). Dua jamaah yang meninggal atas nama Sri Kamdari Reso Sudarmo dari Kloter 33 dan Sumairi Muh Imam (Kloter 81).

Sedangkan dua jamaah yang tanazul yakni Harsito dan Purwantini, keduanya berasal dari Kloter 95 dan berpindah ke Kloter 82. Selain itu atas nama Muslim dari Kloter 33 yang sempat tertunda kepulangannya lantaran menderita sakit sehingga disertakan ke Kloter 54 pada tanggal 23 September 2017.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan, seorang haji diyakini sebagai sosok manusia yang memiliki sifat kasih sayang dan perangai lemah lembut. Sehingga mereka yang telah menunaikan ibadah haji dianggap masyarakat dapat menjadi teladan di lingkungan kehidupan beragama maupun dalam bermasyarakat.

Mulyani menyebut, ada empat hal yang harus diperhatikan jamaah haji untuk menjaga kemabruannya. Antara lain, melestarikan nilai ibadah yang dilaksanakan ditanah suci, suka menolong dan menjaga kebersamaan, mengajak hal yang makruf dengan mencegah hal mungkar, dapat menjadi cermin bagi orang lain dalam kebaikan.

“Karena keberadaannya selalu memberi kesan yang baik, serta dapat menjadi pelopor persatuan kesatuan dan perdamaian dengan mempersempit perselisihan maupun menghargaai perbedaan untuk mengedepankan kemaslahatan. Seiring bertambahnya masyarakat yang berpredikat haji di Klaten, kehidupan beragama dan bermasyarakat di Klaten diharapkan semakin baik,” pesannya dalam acara Tasyakuran Jamaah Haji tahun 1438 Hijriyah, di Pendopo Pemkab Klaten.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge