0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SBF 9 Angkat Kekayaan Batik Berkonsep Alam

Jumpa pers Solo Batik Fashion (SBF) 9 (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Pemerintah Kota Solo kembali menggelar ajang pameran bagi perancang busana berbahan batik, Solo Batik Fashion (SBF). Gelaran yang sudah menginjak tahun kesembilan ini akan digelar selama tiga hari, 13-15 Oktober 2017.

“Kali ini kami gelar selama tiga hari, dan akan menampilkan sejumlah perancang busana Solo dan beberapa kota lain di Indonesia,” kata Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Disparta Solo, Nunuk Mari Hastuti, Rabu (11/10).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mengambil konsep peragaan busana luar ruang, pada tahun ini pihak penyelenggara menggandeng Solo Paragon Mall dalam pagelarannya. Mengusung tema Archipelago, ajang pameran karya bagi perancang busana Kota Bengawan ini mengangkat busana dengan ragam kekayaan batik berkonsep alam.

“Seperti tema yang diusung, bahwa Indonesia memiliki banyak ragam kain batik, bahkan di pelosok-pelosok yang kita belum tentu kenal. Namun ini semua membentuk kesatuan nusantara yang indah,” terang Nunuk.

Ketua Pelaksana SBF 9, Djongko Rahardjo mengatakan, pihaknya optimis SBF bisa menghadirkan warna baru dalam karya fashion di Kota Solo dan Indonesia. Dirinya berharap acara kali ini mampu merangkul sejumlah kreator busana, pengrajin, pengusaha dan konsumen, untuk mengapresiasi hasil karya busana. Sebab, kata Djongko, mereka adalah ujung tombak dalam mengarahkan tren busana, baik skala regional maupun skala nasional.

“Kita harapkan banyak yang hadir untuk mengapresiasi karya-karya ini. Karena ini adalah wujud keberhasilan perkembangan busana, serta dalam rangka meningkatkan kuantitas maupun kualitas dari perancang itu sendiri.” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge