0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

51 Tahun, Yonif Raider 408 Tak Terpengaruh Tahun Politik

Danyonif Raider 408/Suhbrasta, Letkol Inf Muhamad Arry Yudistira (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Batalyon Infanteri Raider 408/Suhbrastha genap berusia 51 tahun. Di usia yang cukup matang ini tetap berkomitmen untuk meningkatkan profesionalismenya sebagai prajurit untuk menghadapi tantangan ke depan.

“Tentunya kita ingin lebih dicintai oleh rakyat. Karena ini satuan tempur maka nanti kita akan membuat kekuatan darat dan udara dengan menggunakan kendaraan taktis,” kata Danyonif Raider 408/Suhbrasta, Letkol Inf Muhamad Arry Yudistira, Selasa (10/10).

Menurut Arry, kalau melihat sejarah, usia dari batalyon sendiri sama dengan usia negara Indonesia yang telah ada sejak tahun 1945, bersamaan dengan lahirnya Tentara Republik Indonesia.

Sedangkan orang pertama yang menjadi komandan batalyon ada Mayor Ahmad Yani yang tak lain adalah pahlawan revolusi. Tapi dalam perkembangannya mengalami beberapa perubahan nama. Hingga pada tahun 1966, tepatnya 10 Oktober dijadikan sebagai dasar sebagai Hari Ulang Tahun Batalyon Infanteri 408/Suhbrastha.

Arry menerangkan, jumlah personel Batalyon Infanteri Raider 408 sekitar 500 orang yang tersebar di tiga kompi, Beloran, Widoro dan satu kompi lagi di Boyolali.

Di usianya yang ke-51, batalyon ini semakin dipercaya. Rencananya pada Desember mendatang pasukannya bakal dikirim ke Atambua, wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste. Mendekati tahun politik, pihaknya juga berkomitmen untuk tidak terpengaruh dengan situasi politik dalam negeri saat ini.

“Kita nggak kena imbas tahun politik, kondisinya sampai saat ini masih stabil, masih bisa dikontrol. Kita tetap siap kapan saja dibutuhkan,” kata Letkol Inf Arry Yudistira.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge