0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Budi Waseso Geram Ada Napi Bisa Bebas Jualan Narkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Budi Waseso (merdeka.com)

Timlo.net – Empat jaringan narkotika internasional ditangkap di empat wilayah berbeda. Empat wilayah tersebut yaitu di Bandung, Sumatera Barat, Tarakan, dan Pekanbaru. Dari penangkapan itu, BNN mengamankan 14 tersangka dan tiga di antaranya ditangkap di beberapa tempat di Lapas.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Budi Waseso mengatakan adanya tiga orang yang ditangkap dalam lapas membuktikan bahwa para tahanan masih bisa bebas mengendalikan transaksi narkoba meski berstatus tahanan. Budi Waseso heran ada lapas yang memiliki keamanan ketat tetapi tahanan masih bisa menjalankan aktivitas transaksi narkoba di luar.

“Yang kemarin ditemukan pelaku di lapas mereka bisa keluar masuk. Mereka si pelaku ini narapidana keluar masuk. Mengedarkan barang dan pulangnya ke lapas lagi. Ini pelaku aktif. Di Indonesia luar biasa. Jadi hampir sebagian besar membuktikan bahwa lapas masih dimanfaatkan jaringan bekerja secara aktif,” kata Budi Waseso di Gedung BNN, Jakarta Timur, Selasa (10/9).

Budi Waseso mengatakan, aktivitas semacam itu ternyata sudah marak terjadi. Tidak hanya narapidana, ada juga petugas lapas yang terlibat dalam peredaran narkoba. Para petugas itu disebut-sebut meminta bayaran kepada napi pengedar narkoba.

“Memang seyogyanya mereka ini adalah oknum pengkhianat institusi pada negara dan bangsanya. Kalau di Malaysia dihukum gantung. Maka para pengkhianant itu hukuman cincang,” tambah dia.

Mantan Kabareskrim ini menyebut para petugas lapas bekerja sama dengan narapidana sindikat narkoba. Sudah ada beberapa petugas yang dipindanakan. Namun kongkalikong petugas dan napi seolah tak pernah terputus.

“Maka saya bilang ini penyakit menular mereka bebas yang tahu adalah para kepala lapas. Di lingkungan lapas. Ini saya baru turun ada lapas bekerja masih main dengan orang luar,” ucapnya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge