0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

McAfee Sarankan Korban Tidak Bayar Ransomware

Ransomware WannaCry. (Dok: Timlo.net/ BBC.)

Timlo.net—Serangan ransomware merupakan salah satu serangan cyber yang paling sering dilihat saat ini. Pada dasarnya, seorang hacker akan masuk ke dalam sistem komputer dan mengenkripsi data di dalamnya. Pengguna komputer tidak bisa membuka file itu. Selain itu sang hacker biasanya mengancam akan menghapus data-data penting dalam komputer jika pengguna tidak membayar uang tebusan.

Perusahaan keamanan McAfee menyatakan jika para korban jangan membayar permintaan uang tebusan itu. Hal ini karena mereka percaya membayar uang tebusan tidak akan menjamin apapun. Justru sang korban akan menjadi target dari serangan berikutnya karena terlalu penurut.

Dalam wawancara dengan IANS, Anand Ramamoorthy, Managing Director of McAfee South Asia berkata, “Memenuhi permintaan hacker tidak akan menjamin kerja sama dari para hacker. Dalam banyak kasus, kemungkinan menerima kunci dekripsi hampir nol. Yang pasti, korban yang membayar akan dianggap sebagai pihak yang bersedia membayar, sehingga mereka akan menjadi target pilihan di masa mendatang.”

Anand juga berkata tentang naiknya ancaman keamanan cyber. Sepuluh tahun lalu, McAfee Labs akan melihat ada 25 ancaman per hari. Tapi sekarang ini, mereka melihat ada 500 ribu ancaman per hari.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge