0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pertumbuhan Investasi Tak Sebanding dengan Tenaga Kerja

Wakil Ketua API Jateng Lilik Setiawan (dok.timlo.net/setyo pujis)
Solo — Tingginya laju pertumbuhan investasi di wilayah Soloraya tidak sebanding dengan ketersedian jumlah tenaga kerja. Untuk menyikapi kondisi itu, pelaku usaha berharap adanya dorongan dari pemerintah untuk menyediakan pendidikan vokasi.
“Perkembangan investasi di wilayah Soloraya selama empat tahun terakhir ini tumbuh cukup signifikan.  Bahkan rata-rata angkanya bisa mencampai sekitar 52,31 persen pertahun,” ujar Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Tengah, Lilik Setiawan kepada wartawan,  Selasa (10/9).
Tingginya laju investasi itu, menurutnya karena lahan yang tersedia dan upah untuk karyawan di Jawa Tengah,  khususnya Soloraya dianggap masih kompetitif dibanding yang lain.
Namun demikian, pertumbuhan investasi justru berbanding terbalik dengan ketersedian jumlah tenaga kerja terampil. Hal itu karena kebanyakan masyarakat justru lebih memilih pergi ke luar daerah karena persoalan kesejahteraan.
“Banyak persoalannya. Bahkan beberapa diantaranya justru masyarakat lebih memilih ke luar daerah dengan alasan upah di Jawa Tengah yang dianggap kurang tinggi,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia berharap perlu adanya semacam terobosan berupa link and match program melalui sekolah vokasi.  Sehingga kebutuhan tenaga kerja terampil bisa terus dilahirkan.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge