0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Proyek Pasar Klewer Timur Tak Diminati Kontraktor, Ini Sebabnya

Kepala Dinas Perdagangan Solo, Subagyo (dok.timlo.net/red)

Solo — Meski sudah dilelang sampai dua kali, pembangunan Pasar Klewer Timur Belum juga diminiati penyedia jasa konstruksi. Dinas Perdagangan Solo menduga, perusahaan konstruksi takut terkena denda lantaran waktu yang terlalu mepet.

“Mungkin mereka takut kena denda,” kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo Subagio, Selasa (10/10).

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sendiri mengakui pembangunan Pasar Klewer Timur tidak mungkin selesai sebelum tutup buku 2017 akhir Desember. Meski demikian, Pemkot masih menyimpan jurus agar pembangunan tetap bisa dilanjutkan melewati tahun anggaran. Akal-akalan ini pula yang dipakai Pemkot saat pembangunan Pasar Klewer Barat molor dari tahun anggaran 2016 lalu.

“Kita kan punya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 243 tahun 2015. Jadi bisa meluncur ke tahun 2018,” kata Subagio.

Namun Subagio tidak menyebutkan bahwa dalam PMK tersebut juga disebutkan bahwa penyedia jasa harus menyerahkan uang jaminan sebesar 5 persen dari nilai kontrak. Dengan nilai kontrak sekitar Rp 48 miliar, kontraktor yang nekat menggarap Pasar Klewer Timur dipastikan harus menyediakan dana Rp 2,4 miliar untuk jaminan. Belum lagi denda maksimal sebesar 9 persen atau setara Rp 4,3 miliar.

“Tapi ini sudah kita perhitungkan. Jadi dari nilai kontrak itu memang sudah termasuk biaya untuk membayar denda,” kata dia.

Ditambah lagi, bila menggunakan PMK 243/2015, pembayaran baru bisa dilakukan setelah dana DIPA tahun berikutnya cair. Artinya, kontraktor paling cepat bisa menerima pembayarannya di awal triwulan kedua.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge