0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Proyek Pasar Klewer Timur, Pemkot Jangan Langgar Regulasi

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Solo, Sugeng Riyanto (dok.timlo.net/red)

Solo — Optimisme Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dalam menyelesaikan proyek Pasar Klewer patut diapresiasi. Akan tetapi, jangan melanggar regulasi yang telah ditetapkan.

“Kalau Pemkot yakin bisa ya monggo, tapi dengan catatan jangan melanggar regulasi,” terang Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Solo, Sugeng Riyanto, saat dihubungi Timlo.net, Selasa (10/10) pagi.

Sugeng menilai, faktor yang mengganjal pembangunan Pasar Klewer sisi timur sebenarnya terkait turunnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari pusat. Sebab anggaran yang dialokasikan untuk Pasar Klewer kepastiannya turun baru bulan September kemarin. Padahal selama ini pemerintah pusat juga berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan pasar Klewer sejak tahun 2016 lalu saat pembangunan pasar Klewer Barat masih berlangsung.

”Jadi saya bisa memahami kesulitan yang dihadapi Pemkot. Sebab memang anggaran dari pusat juga baru pasti dalam beberapa waktu terakhir,” ujarnya.

Seperti diketahui, lelang proyek pembangunan fisik Pasar Klewer Timur sepi peminat. Hingga hari terakhir masa lelang, tak satupun perusahaan yang mendaftarkan diri untuk menggarap proyek senilai Rp 47 miliar tersebut.

Waktu yang tersisa untuk mengerjakan pasar Klewer Timur bisa dibilang mepet. Dengan rancangan dua lantai dilengkapi basement, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo hanya memiliki waktu efektif sekitar empat bulan untuk lelang sampai pembangunan fisik.

Tahap lelang saja sudah memakan waktu satu bulan. Kalaupun lelang berjalan lancar, pemenang lelang harus merampungkan pengerjaan fisik itu dalam waktu kurang dari tiga bulan.

“Kami tetap optimis pembangunan Pasar Klewer Timur bisa rampung tepat waktu,” kata Kepala Dinas Perdagangan Solo Subagyo, baru-baru ini.

Sebagai catatan, pembangunan Pasar Klewer Timur sebenarnya sudah molor sejak awal. Dijadwalkan dibangun awal semester kedua tahun 2017, proyek lanjutan revitalisasi Pasar Klewer itu terpaksa mundur karena Pemkot tak kunjung mendapatkan kepastian dari pusat khususnya Kementerian Perdagangan. Baru akhir Agustus lalu, Pemkot mendapatkan surat resmi tentang ketersediaan anggaran dari Kemendag.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge