0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Google Doodle Rayakan Ulang Tahun ke-156 Fridtjof Nansen

Google Doodle Fridtjof Nansen. (dok: timlo.net/ mirror.co.uk)

Timlo.net—Fridtjof Nansen adalah petualang legendaris yang menjelajahi medan dunia yang tidak diketahui dan seorang humanis internasional. Google merayakan ulang tahun Fridtjof yang ke-156. Dia lahir di Oslo, Norwegia pada 10 Oktober 1861.

Fridtjof suka berpetualang sejak usia muda. Dia belajar menjelajahi negaranya dengan ski. Kadang-kadang dia menempuh jarak 50 mil per hari dengan persediaan terbatas dalam sehari. Bahkan kadang-kadang dia hanya ditemani anjingnya.

Kesukaannya pada alam mendorongnya belajar ilmu hewan di the Royal Frederick University. Sekalipun dia akademisi populer di bidangnya, alam bebas memanggilnya. Dia lalu menjelajahi alam dengan ski lagi.

Pada 1888, dia menjadi pria pertama yang memimpin sebuah ekspedisi melintasi Greenland yang ditutupi salju. Petualangan itu rupanya tidak cukup untuknya. Beberapa tahun kemudian, Fridtjof mencoba menjadi orang pertama yang mencapai Kutub Utara. Walaupun ekspedisi itu tidak berhasil, dia meraih tempat terjauh yang bisa dicapai petualang manapun saat itu.

Saat Perang Dunia I terjadi pada 1914, dia terpaksa menunda penjelajahannya dan fokus pada penelitian di negaranya. Akan tetapi pada 1920, minatnya berubah dari memahami bentang daratan dunia menjadi mempengaruhi iklim politis saat perang semakin mendekat.

Fridtjof menjadi salah satu humanis terbesar di dunia saat dia bekerja untuk membebaskan ratusan tahanan perang dan memulangkan para pengungsi. Dia menciptakan the Nansen Passport, sebuah dokumen perjalanan untuk para pengungsi tanpa negara. Paspor itu diakui oleh 52 pemerintah di seluruh dunia. Para pengungsi dengan paspor itu diizinkan untuk beremigrasi dan menetap.

Fridtjof pada akhirnya memperoleh Hadiah Nobel Perjanjian pada 1922 untuk karyanya menolong mereka yang tanpa suara dan mencari rumah. Dia memulai karirnya dengan memecahkan batasan dalam petualangan manusia. Dia membawa keberanian dan ketekunan yang sama dalam perjuangannya menolong para pengungsi.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge