0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dorong UMKM, Wonogiri Bentuk RKB

Penandatangan nota kesepahaman antara Pemkab Wonogiri dan Bank BNI di RKB Brubuh, Ngadirojo (dok.timlo.net/tarmuji)
Wonogiri — Puluhan ribu usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Wonogiri belum mampu menembus pangsa pasar regional. Hal itu disebabkan minimnya media promosi, khususnya dalam pemanfaatan era digital dewasa ini.
“Makanya kita ingin mendorong usaha kalangan UMKM agar memanfaatkan Rumah Kreatif BUMN (RKB) yang merupakan kerja bareng antara Pemkab Wonogiri dan Bank BNI. Selain itu, kami ingin UMKM menjadi embrio, yang nantinya dapat membuka peluang kerja yang akhirnya membawa kesejahteraan masyarakat,” beber Kepala Disperindagkop UMKM Wonogiri Guruh Santosa kepada awak media saat soft launching RKB di Brubuh, Ngadirojo, Senin (9/10).
Menurut Guruh, di Wonogiri saat ini ada sekitar 30 ribu UMKM, meski begitu yang mampu bersaing di pasar regional hanya sekitar ratusan. Dengan adanya RKB, Pemkab berharap pelaku usaha kecil dan menengah di daerahnya mampu bersaing di era global. Menurut dia, karena kurangnya sarana promosi dan ruang pajang usaha ini sulit dikenal masyarakat, khususnya pemodal di luar daerah.
“Makanya hadirnya rumah kreatif ini akan membantu memesarkan produk pengusaha atau pengrajin kecil, baik secara manual (offline) maupun online,” papar dia.
Guruh mencontohkan, UMKM yang mampu bersaing di pasar regional saat ini seperti kerajinan batik. Sedang untuk pangsa pasar makanan, UMKM Wonogiri masih jauh ketinggalan. Namun, ada satu pelaku UMKM asal Wonogiri, khusus penganan berbahan baku singkong mampu menembus pasar internasional, bahkan belum lama ini pengusaha tersebut mendapat undangan negara Rusia. Dia juga mengakui, jika media promosi berbasis online belakangan ini menjadi pilihan hampir semua pelaku usaha kecil dan menengah.
Sekda Wonogiri Suharno  mengapresiasi RKB di Brubuh, Ngadirojo ini. Pihaknya pun optimis jika rumah RKB akan memiliki prospek cerah sabagai sarana promosi pelaku UMKM di Wonogiri. Suharno menyebut, RKB nantinya dapat dijadikan tempat pelatihan ketrampilan agar produk khas Wonogiri tidak hanya berkualitas namun juga menarik dari segi penampilannya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge