0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Hotman Paris Sebut Syahrini Tidak Terima Uang dari First Travel

Syahrini bersama kuasa hukumnya (merdeka.com)

Timlo.net – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri kembali memeriksa artis cantik Syahrini, Senin (9/10). Pemeriksaan terkait kasus penipuan dan penggelapan uang calon jemaah umrah yang dilakukan oleh bos First Travel.

Syahrini didampingi kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea dan ditemani oleh adik kandungnya, Aisyahrini. Kedatangannya saat ini untuk memberikan keterangan lanjutan bahwa dirinya melakukan ibadah umrah tidak gratis dengan menggunakan jasa First Travel.

“Kami datang untuk menerangkan bahwa Syahrini bukan umrah gratisan, tapi dia bayar dengan kelas reguler tapi diberikan kelas VVIP, karena sebagai imbalannya First Travel diposting sama dia di Instagramnya,” kata Hotman Paris di kantor Bareskrim Polri.

Dia pun mengaku, jika kliennya itu hanya mendapatkan fasilitas VVIP oleh First Travel, saat melakukan perjalanan umrah. Dan kliennya itu mengaku jika saat melakukan perjalanan umrah bersama dengan 11 anggota keluarganya bayar kepada pihak First Travel.

“Yang kedua, Syharini tidak pernah dibayar 5 perak pun, tapi Syahrini membayar sampai Rp 200 juta lebih. Syahrini tidak pernah terima uang 5 perak pun dari First Travel,” tandasnya.

Diketahui, Syahrini pernah diendorse atau mengiklankan PT Fisrt Anugrah Karya Wisata (First Travel) yang saat ini Direktur Utama Andhika Surachman, Direktur Anniesa Hasibuan dan Komisaris Keuangan Siti Nurhaidah alias Kiki Hasibuan, sudah menjadi tersangka atas kasus penipuan terhadap puluhan ribu calon jemaah umrah.

Ketiga tersangka tersebut dikenakan Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP soal Penggelapan dan Penipuan. Keduanya juga dikenakan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

[ded]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge