0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyelundupan Sabu Dibungkus Teh China Berhasil Dibongkar

Sabu dalam kemasan teh China (merdeka.com)

Timlo.net — Jajaran Narkoba Polda Metro Jaya membongkar sindikat pengedar narkoba jenis sabu sebanyak 20,4 kilogram. Dari barang haram itu, polisi mengamankan lima tersangka yakni Safrizal alias Rizal, Razali, Mulyadi Zen alias Mul, Muzakkir alias Zakir, dan Jajang Saepudin bin Enceng Suwardi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Suwondo Nainggolan menjelaskan, pengungkapan bermula saat anggotanya menangkap Rizal di Koja, Jakarta Utara, Rabu (4/10).

“Dari yang bersangkutan ditemukan 3,3 kilogram sabu. Berbekal keterangannya kita melakukan pengembangan. R mengaku masih menyimpan barang haram di kediamannya, Jalan Alur Laut, Koja. Namun, saat digerebek, sabu yang dicari sudah tidak ada di tempat, pengakuan tersangka sisanya ada tujuh kilogram,” ujar Suwondo di Polda Metro Jaya, Minggu (8/10).

Istri Rizal, yakni M, memberikan keterangan kalau sabu milik suaminya sudah dibawa kabur Razali menuju Banjar, Jawa Barat. Polisi pun mengejar Razali.

“Pada Jumat, 6 Oktober 2017, RZ ditangkap di sebuah penginapan kawasan Pangandaran, Jawa Barat. RZ rupanya tak sendiri membawa kabur barang itu. Kita menangkap pula dua rekannya yakni ML dan MZ,” ujarnya.

Kata Suwondo, ketiganya mengaku telah menyerahkan sabu itu kepada Jajang pada Kamis (5/10), di SPBU Banjar. Jejak Jajang terendus, dia pun ditangkap di dalam mobil CRV, depan Hotel Hawai Pangandaran.

“Ternyata ada 17 kilogram narkotika jenis Sabu disembunyikan di mobil CRV, di bawa kursi, jadi kursinya belakangnya di balikin, di dalam bungkus teh bermerek Tiongkok, yakni Guanyinwang. Sabu itu disimpan di dalam dua tas ransel,” jelasnya.

Total sabu seluruhnya 20,419 kilogram. 17 masih terbungkus plastik, sebagian terpecah, ada yang 50 gram,100 gram, dan 75 gram,” tandas Suwondo.

Atas kasus ini, polisi menyita sejumlah telepon genggam, tiga mobil, dan sejumlah surat-surat perbankan. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

[bal]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge