0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mbah Suwardi Berniat Bunuh Diri?

Jenazah Suwardi dievakuasi dari jalur rel KA (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Spekulasi muncul dari tewasnya warga Dukuh Nglaroh Desa Nangsri, Kebakkramat, Suwardi (78), Minggu (8/10). Saksi mengatakan, korban sering terlihat berada di rel kereta api seakan menunggu kesempatan menabrakkan diri ke kereta besi.

“Dugaannya bunuh diri. Sebab saksi melihat kejanggalan. Korban sudah empat hari terakhir lalu lalang menyeberangi rel,” kata Kasubbag Humas Polres Karanganyar AKP Suryanto kepada wartawan, Minggu malam.

Suwardi meninggal dunia dengan luka parah di sekujur tubuhnya. Tubuh manula ini terpental sampai 20 meter dari lokasi tersambar KA Sancaka jurusan Yogjakarta-Surabaya di rel perlintasan wilayah Karangkidul Rt 02/Rw II Desa Pulosari, Kebakkramat pada Minggu (8/10) pukul 09.30 WIB.

Sebelum kejadian, warga di sekitar lokasi sempat meneriakinya agar menjauhi lintasan tanpa palang itu. Namun korban di atas sepeda onthelnya seakan tak mendengarkan dan memilih nekat menyambut kereta besi itu.

“Saksi bernama Sugito (67) warga Desa Pulosari melihat korban lalu lalang tanpa tujuan. Itu berlangsung empat hari terakhir,” katanya.

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge