0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hindari Masalah Hukum, Ini Resep Bagi Apoteker

Aggota Satnarkoba Polresta Solo melakukan pengecekan di sejumlah apotek dan toko obat tradisional (dok.timlo.net/achmad khalik)

Karanganyar — Apoteker diingatkan mematuhi prosedur pelayanan ke pasien untuk menghindarkannya dari komplain dan jeratan masalah hukum. Minimal, empat poin harus dilakukan penyandang profesi itu.

“Poin pertama adalah legalitas apoteker berpraktik mulai dari sertifikat kompetensi, surat ijin praktik, surat izin apotek, dan lain-lain. Poin kedua adalah menjalankan sesuai kompetensi dan kewenangan apoteker. Poin ketiga adalah mengelola dan mengarahkan asisten. Poin terakhir adalah mendokumentasikan semua bentuk pelayanan supaya dapat dipertanggungjawabkan,” kata Ketua Ikatan Apoteker Karanganyar (IAI) Karanganyar, Slamet Wahyono kepada peserta sarasehan apoteker di Gedung DPRD Karanganyar, Sabtu (7/10).

Penerapan empat poin itu menentukan seorang apoteker dapat bekerja secara aman dan nyaman. Hal itu pula menjadi patokannya membela diri saat dipersoalkan di muka hukum.

Sementara itu dalam forum yang mengusung tema Perlindungan Masyarakat Dari Bahaya Peredaran Obat Ilegal Dan Obat Palsu itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo mengingatkan pentingnya pasien bertanya kepada pemberi obat apabila tidak sesuai. Dua pihak perlu memahami hak dan kewajiban masing-masing. Tak dapat dipungkiri, sejumlah apoteker khawatir terjerat kasus hukum setelah melayani pembelian alat kesehatan maupun obat di apotek.

“Edukasi ke masyarakat mengenai obat penting. Baca petunjuk pemakaian obat,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge