0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gerakan Ormas Tertentu Sudah Mengarah Fanatisme dan Radikalisme

Mohammad Toha (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Fakta-fakta di lapangan sudah terjadi kontestasi beberapa ormas untuk memperebutkan klaim kebenaran teologis-fiqih dan pengikut serta peluang ekonomi. Gerakan ormas-ormas tertentu sudah mengarah pada menguatnya fanatisme keagamaan dan berkembangnya radikalisme.

“Pada kondisi demikian diperlukan pemaknaan Islam rahmatan lil’alamin yang progresif dan visioner sebagai jalan tengah dan garda depan yang akan mengawal keindonesiaan dalam bingkai kemajemukan,” tandas Anggota DPR RI Drs Mohammad Toha SSos MSi saat menyampaikan orasi ilmiah pada acara Wisuda ke XXXIII STIE Surakarta, di Solo, Sabtu (7/10).

Toha menegaskan, spirit dan nilai-nilai Islam rahmatan lil’alamin harus menjiwai gerak sosial politik dan segala bidang kehidupan dalam keberagaman bangsa. Islam rahmatan lil ‘alamin adalah sebuah konsep bahwa kehadiran Islam di tengah kehidupan masyarakat mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi manusia dan alam, dengan berbagai ragam dan bentuknya.

“Islam hadir untuk memberi jalan terang bagi kemaslahatan umat manusia tanpa memandang latar belakang agama, suku, ras dan golongan,” tandasnya.

Dalam konteks hubungan Islam dan Negara, menurut anggota Komisi III tersebut, ada dua spektrum pemikiran yang berbeda. Pertama beranggapan bahwa Islam harus menjadi dasar Negara, syariah harus menjadi konstitusi Negara, kedaulatan politik ada di tangan Tuhan, dan gagasan tentang Negara bangsa bertentangan dengan konsep ummah.

Kedua adalah bahwa Islam tidak meletakkan satu pola baku tentang teori Negara. Islam sebagai agama tidak menentukan suatu sistem pemerintahan tertentu bagi kaum muslimin.

“Persoalan-persoalan ketatanegaraan dan kemanusiaan diserahkan kepada akal manusia demi kepentingan umum namun tetap dalam kerangka dan prinsip-prinsip umum yang digariskan oleh agama,” jelasnya.

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge