0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembangunan RSUD Semanggi, Belasan Bangunan Digusur

Solo – Pemerintah Kota Solo bakal menggusur belasan bangunan di lahan Hak Pakai (HP) 54. Bangunan-bangunan liar itu menempati lahan yang akan menjadi tempat dibangunnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Semanggi.

“Katanya maksimal 30 November harus pindah,” kata salah satu warga terdampak, Tri Wahyudi, Sabtu (7/10).

Pria yang ditunjuk menjadi perwakilan warga itu menerangkan pembangunan RSUD Semanggi menggusur sedikitnya 19 bangunan. Enam bangunan berupa hunian. Sisanya difungsikan untuk berbagai keperluan seperti warung makan, gudang, hingga kandang ternak.

Warga menempati lahan milik Pemkot di kawasan Silir, Semanggi itu sejak 2003. Warga yang terdampak, kata Tri, mendapat kompensasi dari Pemkot Solo.

“Besarannya macam-macam. Tergantung bahan bangunan dan fungsinya,” kata dia.

Ia merinci Pemkot memberi kompensasi berupa ongkos bongkar dan angkut dengan rentang Rp 4 – 6 juta per meter persegi untuk bangunan berupa hunian. Sedangkan untuk tempat usaha seperti warung makan dan lain sebagainya mendapat ganti rugi Rp 13 Juta.

Tak hanya itu, Pemkot juga berjanji akan melibatkan warga terdampak pembangunan RSUD selama pembangunan maupun setelah rumah sakit itu beroperasi. Warga berpeluang besar direkrut sebagai tenaga kerja maupun mengelola usaha penunjang operasional rumah sakit.

“Mudah-mudahan janjinya beneran. Paling tidak jadi tenaga kebersihan, tukang parkir, atau keamanan,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge