0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

16 Tahun Vakum, Keraton Kembali Gelar Ruwatan Sukerta

Jumpa Pers Ruwatan Sukerta (timlo.net/heru gembul)

Solo – Keraton Kasunanan Surakarta akan menggelar acara Ruwatan Sukerta 2017. Acara tersebut, akan dilaksanakan pada Sabtu (14/10). Acara ini adalah kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan dan tradisi dengan Pemerintah Kota Solo dan Keraton Surakarta Hadiningrat.

“Ruwatan Sukerta ini adalah upaya untuk berdamai dengan masa lalu sehingga di masa depan tidak menjadi beban batin yang menghambat ketentraman, kebahagiaan dan kesuksesan, serta dilindungi Tuhan dari segala musibah, kesialan, serta penyakit. Ini merupakan ikhtiar kepada Tuhan.” papar Ketua Panitia Ruwatan, KGPH Dipokusumo, Jumat (6/10).

Dikatakan bahwa Keraton Solo terakhir kali menyelenggarakan Ruwatan Sukerto adalah pada 16 tahun silam, yakni pada tahun 2001. Ruwatan ini esensinya adalah esensi dari upacara ruwatan pada dasarnya merupakan permohonan kepada Tuhan, agar disucikan dan diampuni dari segala kesalahan di masa lalu.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Solo menyebutkan, Ruwatan Sukerta merupakan saru ritus atau upacara tradisional yang masih dipegang teguh oleh sebagian masyarakat Jawa. Selain itu ruwatan dipandang sebagai bentuk implementasi dari satu obyek UU Pemajuan kebudayaan yakni Ritus.

“Ada banyak hal baik yang bisa diambil dari acara ini, diantaranya adalah nilai sosial, edukatif, dan nilai refleksi.” kata dia.

Rencananya acara ini akan diikuti oleh sekitar 300 peserta dari seluruh kawasan Karesidenan Surakarta.

“Sampai saat ini pendaftaran masih kita buka, dan jumlah pesertanya terus bertambah. Kita batasi hanya 300 orang,” ungkap KGPH Dipokusumo.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge