0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lestarikan Budaya, Sruti Ajak Masyarakat Budayakan Minum Jamu

Sruti Respati (tengah) saat didampingi oleh managemen PT Air Mancur (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Penyanyi keroncong Sruti Respati ajak masyarakat untuk dapat membudayakan minum jamu herbal. Pasalnya, jamu herbal tidak hanya memiliki beragam manfaat tapi juga salah satu warisan budaya Indonesia yang sudah diakui oleh dunia.

“Budaya minum jamu memang harus digalakan kembali. Mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Karena kalau tidak dibudayakan lagi, takutnya akan tergerus oleh jaman,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (6/10).

Sruti mengaku sudah bersentuhan dengan ragam jamu tradisional sudah sejak usia balita. Karena menurutnya, dalam tradisi keluarganya setiap sakit atau saat susah makan orang tuanya selalu menggunakan racikan jamu tradisional untuk diminumkan kepadanya. Dan kebiasaan itu masih ia lakukan hingga sekarang, sebagai upaya untuk menjaga kesehatan.

“Kalau selama ini bisanya saya sering mengkonsumsi kencur. Baik dalam bentuk biji maupun yang sudah dibuat minuman. Karena manfaatnya bagi saya yang suka nyanyi cukup positif, yaitu menjaga kehangatan tenggorokan,” jelasnya.

Sementara itu, General manager (GM) Manufacture PT Air Mancur, Bambang Priyambodo menyampaikan, kendati sekarang ini pasar jamu herbal tidak terlalu mengalami pertumbuhan yang signifikan. Tapi pihaknya berkomitmen untuk selalu memproduksi jamu herbal tradisional. Mulai jamu encok, pegel, linu, ulu hati, datang bulan, hingga parem kocok.

“Kita sengaja memproduksi jamu tradisional karena tidak semata-mata melihat pasar. Tapi lebih dari itu adalah menjaga warisan budaya,” terangnya.

Berkat kerja keras dan kegigihan yang dilakukan, Bambang mengatakan saat ini PT Air Mancur sudah mendapat banyak kepercayaan. Bahkan baru-baru ini berhasil mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Obat Tradisonal yang Baik (CPOTB ) dari pemerintah. Termasuk ditunjuk oleh BPOM sebagai industry percontohan di Asia yang focus mengembangkan bisnis jamu herbal tradisional.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge