0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Obat Herbal Tetap Kokoh Digempur Jaman

Sruti Respati (tengah) saat didampingi oleh managemen PT Air Mancur (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Hadirnya berbagai macam pilihan obat modern yang dapat dijangkau dengan mudah oleh masyarakat tidak serta merta membuat bisnis obat herbal tiarap. Salah satunya yang dilakukan oleh PT Jamu Air Mancur. Sebagai produsen obat yang sudah memiliki cukup banyak pengalaman meracik obat herbal, perusahan tersebut justru berhasil melakukan ekspansi usaha hingga keluar negeri.

“Sejauh ini pertumbuhan bisnis obat herbal masih cukup positif. Rata-rata per tahun kita berhasil membukukan pertumbuhan diangka 10  persen,” ujar Brand Manager PT Air Mancur, Anita kepada wartawan, Jumat (6/10).

Tidak hanya di dalam negeri, Air Mancur juga sudah berhasil melakukan perluasan pasar hingga keberbagai negara. Bahkan baru-baru ini perusahaannya itu juga sudah mengantongi sertifikasi cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB) dari pemerintah.

“Dengan adanya sertifikasi itu, tidak hanya diakui oleh 48 negara. Tapi kita juga ditunjuk oleh BPOM sebagai proyek percontohan untuk obat herbal di Asia,” jelasnya.

Sedangkan untuk menyikapi gempuran pasar obat farmasi modern, Anita mengaku sudah menyiapkan sejumlah inovasi produk dan layanan. Diantaranya adalah menggandeng tokoh dan public figure untuk bisa mempopulerkan kembali jamu herbal sebagai salah satu budaya Indonesia. Beberapa tokoh yang sudah digandeng adalah Rafi Ahmad dan Sruti Respati.

Sementara itu, Sruti Respati dalam kesempatan yang sama menambahkan, obat herbal merupakan salah satu warisan budaya Indonesia. Sehingga setiap generasi, wajib untuk ikut melestarikan dan mempopulerkannya kembali.

“Karena obat herbal adalah bagian dari budaya, tentu saya sendiri sudah tidak asing lagi. Baik mulai yang diseduh, diblonyohi, diusap semua pernah saya lakukan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge